BN Channel hilang dari TV digital umumnya bisa kembali dengan scan ulang, karena siaran ikut dalam satu mux dan daftar channel di TV atau STB belum diperbarui. Cek dulu antena dan kabel, pastikan mode pencarian pada DTV atau TV digital, lalu jalankan auto scan sampai selesai dan simpan hasilnya.
Jika BN Channel sebelumnya ada lalu lenyap sementara channel lain normal, masalahnya sering hanya pada mux tempat BN Channel menumpang. Perbaiki penerimaan mux tersebut, maka channel biasanya muncul lagi tanpa mengganti perangkat.
Frekuensi BN Channel TV Digital
BN Channel tidak memakai satu channel UHF nasional. Nomor channel UHF dan frekuensi MHz mengikuti mux di tiap wilayah, sehingga Jakarta, Surabaya, Medan, dan kota lain bisa berbeda.
Karena itu, manual scan harus memakai frekuensi wilayah pembaca, bukan angka dari kota lain. Jika pembaca sudah tahu channel UHF BN Channel di daerahnya dari hasil scan sebelumnya atau info mux setempat, gunakan angka itu untuk pencarian manual. Jika belum tahu, mulai dari auto scan.
Penyebab yang Mungkin
Channel yang hilang belum tentu berarti siarannya berhenti. Kemungkinan yang sering terjadi:
- Posisi antena berubah tertiup angin atau terhalang bangunan baru.
- Kabel antena longgar, konektor berkarat, atau sambungan splitter kendor.
- Sinyal mux pembawa BN Channel lemah, sementara mux lain masih kuat.
- Daftar channel belum diperbarui setelah ada perubahan konfigurasi siaran.
- Pengaturan TV atau STB berpindah ke ATV atau sumber lain.
| Masalah | Kemungkinan Penyebab | Yang Bisa Dicoba |
|---|---|---|
| BN Channel hilang, channel lain normal | Sinyal satu mux turun | Periksa antena, lalu scan ulang DTV |
| Semua channel pecah atau tidak ada sinyal | Antena, kabel, atau konektor bermasalah | Kencangkan konektor dan cek kabel |
| Channel tidak tersimpan setelah scan | Hasil scan belum disimpan | Simpan hasil, lalu periksa daftar channel |
Jangan langsung menyimpulkan pemancar rusak atau ada gangguan nasional tanpa data yang jelas.
Cara Mengembalikan Channel
Lakukan auto scan lebih dulu dengan langkah berikut:
- Pastikan antena UHF terpasang kokoh dan kabel terhubung ke TV atau STB DVB-T2.
- Buka menu pengaturan, lalu pilih pencarian channel.
- Pilih TV digital atau DTV.
- Jalankan auto scan dan tunggu sampai proses selesai.
- Simpan hasil bila perangkat memintanya.
- Periksa daftar channel dan cari BN Channel.
Jika channel UHF wilayah pembaca diketahui, lanjutkan manual scan:
- Buka menu pencarian channel dan pilih TV digital atau DTV.
- Pilih Manual Scan atau Pencarian Manual bila tersedia.
- Masukkan channel UHF atau frekuensi wilayah pembaca.
- Perhatikan indikator kekuatan dan kualitas sinyal.
- Jalankan pencarian, lalu simpan channel yang ditemukan.
Bila BN Channel belum muncul, cek arah dan ketinggian antena UHF, kencangkan konektor, lepas splitter yang tidak perlu, lalu ulangi scan. Pada STB, pastikan kabel antena masuk ke port antena dan TV sudah pada sumber HDMI yang benar.
FAQ
Kenapa BN Channel hilang dari tv digital padahal channel lain normal?
BN Channel dan channel lain bisa berada dalam mux berbeda, sehingga gangguan sinyal pada satu mux hanya menghilangkan sebagian channel.
Apakah scan ulang menghapus channel lain?
Auto scan memperbarui daftar channel sesuai sinyal yang tertangkap saat ini, jadi channel yang sinyalnya masih baik umumnya tetap tersimpan kembali.
Kapan perlu manual scan untuk BN Channel?
Manual scan berguna bila frekuensi atau channel UHF wilayah pembaca sudah diketahui dan indikator sinyal pada frekuensi itu menunjukkan kekuatan cukup.